Mulai 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala skor baru dari 1 hingga 6 dengan kenaikan 0,5 poin. Perubahan ini dirancang agar hasil tes lebih mudah dipahami dan lebih intuitif ketika disandingkan dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Bagi calon mahasiswa, perubahan ini bukan berarti tingkat kesulitan atau kemampuan bahasa Inggris Anda tiba-tiba dinilai dengan standar yang berbeda. Yang berubah terutama adalah cara skor dilaporkan dan dibaca.

Apa yang Berubah pada Skor TOEFL iBT?

Pada skala sebelumnya, setiap bagian TOEFL iBT memperoleh skor 0–30 dan total keempat bagian dijumlahkan menjadi 0–120. Dalam skala baru, Reading, Listening, Speaking, dan Writing masing-masing dilaporkan pada rentang 1–6. Skor keseluruhan dihitung dari rata-rata empat skor bagian, kemudian dibulatkan ke band 0,5 terdekat.

Artinya, laporan skor kini menggunakan bahasa angka yang seragam untuk seluruh bagian tes. Sebagai contoh, skor 5 pada satu bagian menunjukkan tingkat kemampuan C1 untuk bagian tersebut. Pendekatan ini membantu mahasiswa dan institusi melihat kekuatan setiap keterampilan dengan lebih cepat.

Hubungan Skala 1–6 dengan CEFR

Skala baru dibuat agar lebih mudah disejajarkan dengan tingkat kemahiran CEFR. Secara ringkas, hubungan keduanya adalah:

  • 6: C2
  • 5–5,5: C1
  • 4–4,5: B2
  • 3–3,5: B1
  • 2–2,5: A2
  • 1–1,5: A1

Pemetaan ini memudahkan universitas membandingkan persyaratan penerimaan dengan tingkat kemampuan bahasa yang benar-benar dibutuhkan dalam program studi. Namun, mahasiswa tetap perlu memeriksa persyaratan resmi setiap universitas karena kampus dapat menetapkan skor total dan skor minimum per bagian yang berbeda.

Perbandingan dengan Skala 0–120

ETS memberikan panduan bagi institusi yang sebelumnya memakai persyaratan skor umum. Rekomendasinya adalah skor lama 100 dipadankan dengan band 5, skor 90 dengan band 4,5, skor 80 dengan band 4, dan skor 70 dengan band 3,5.

Perbandingan ini tidak selalu bekerja sebagai konversi satu banding satu. Satu band baru dapat mencakup beberapa skor pada skala lama. Sebagai contoh, band 5 berkaitan dengan rentang total lama sekitar 95–106. Karena itulah, memilih band 5,5 hanya untuk menggantikan persyaratan lama 100 berpotensi menolak kandidat yang sebenarnya memenuhi standar lama. Institusi disarankan mempertimbangkan tingkat CEFR, skor keseluruhan, dan kebutuhan tiap keterampilan secara bersamaan.

Apa yang Tampil di Laporan Skor?

Selama masa transisi dua tahun setelah penerapan skala baru, laporan skor akan menampilkan tiga informasi utama:

  1. Tingkat CEFR;
  2. Skor keseluruhan dan skor setiap bagian pada skala 1–6; dan
  3. Skor total pembanding pada skala 0–120.

Penyajian ganda ini memberi waktu bagi mahasiswa dan institusi untuk beradaptasi. Mulai Januari 2028, ETS menyatakan laporan dengan hanya skala 1–6 dapat mulai diterima oleh institusi.

Apa Dampaknya bagi Calon Mahasiswa?

Strategi persiapan tes Anda pada dasarnya tidak perlu berubah. Reading, Listening, Speaking, dan Writing tetap harus dikembangkan secara seimbang. Perubahan skala justru membuat profil kemampuan per bagian lebih mudah dibaca. Jika program tujuan menuntut kemampuan menulis atau berbicara yang tinggi, skor per bagian dapat menjadi sama pentingnya dengan skor keseluruhan.

Sebelum mendaftar, lakukan tiga langkah berikut:

  • Periksa apakah universitas sudah memperbarui persyaratan TOEFL iBT ke skala 1–6.
  • Pastikan persyaratan berlaku untuk tanggal tes Anda, terutama jika Anda memiliki skor lama yang masih aktif.
  • Perhatikan minimum skor setiap bagian, bukan hanya skor keseluruhan.

Kesimpulan

Skala 1–6 membuat hasil TOEFL iBT lebih ringkas dan lebih mudah dikaitkan dengan CEFR. Namun, angka yang lebih sederhana tetap perlu dibaca dalam konteks persyaratan universitas dan profil empat keterampilan. Rencanakan target berdasarkan program tujuan, lalu gunakan hasil latihan untuk mengenali bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Sumber utama: ETS — TOEFL Score Scale Update: A Guide for Institutions. Informasi dapat berubah; selalu periksa ketentuan terbaru dari ETS dan universitas tujuan.